Buku ini disusun sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut. Dengan mengintegrasikan Social Learning Theory, penguatan dukungan sosial, serta pendekatan teknologi digital, model resiliensi yang dikembangkan dalam penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa quality of life, psychological distress, dan dukungan sosial memiliki peranan yang kuat dalam membentuk resiliensi siswa. Teknologi digital, apabila digunakan secara tepat, dapat menjadi instrumen yang efektif untuk memperkuat ketiga aspek tersebut melalui proses pembelajaran, pemodelan, dan interaksi sosial yang lebih adaptif.
Unduh untuk perangkat lain: