Buku ini merupakan hasil perenungan, pengamatan, dan peng alaman penulis dalam memahami keris tidak semata sebagai benda budaya, melainkan sebagai artefak filosofis yang sarat makna. Di tengah arus modernisasi dan globalisasi, keris kerap dipinggirkan dan direduksi menjadi sekadar objek mistik atau koleksi antik. Padahal, keris mengandung laku spiritual, nilai estetika, dan struktur simbolik yang kompleks—sebuah ekspresi kebudayaan Nusantara yang kaya.
Unduh untuk perangkat lain: