Manajemen rantai pasok berkelanjutan dan ekonomi sirkular merupakan dua konsep yang saling melengkapi dalam meminimalisir terjadinya kerusakan terhadap lingkungan yang diakibatkan dari aktivitas perusahaan. Terdapat hubungan yang positif antara manajemen rantai pasok berkelanjutan dengan kapabilitas ekonomi sirkular. Fokus dari ekonomi sirkular adalah restorative dan regenerative artinya ekonomi sirkular meminimalisir jumlah input yang masuk, dan memaksimalkan output atau limbah untuk dapat diolah dan digunakan kembali. Sedikit berbeda dengan sustainability atau keberlanjutan. Dalam konteks ekonomi sirkular, organisasi membutuhkan kapabilitas tertentu yaitu kapabilitas dalam melakukan pengurangan (reduce), penggunaan kembali (reuse) dan kapabilitas dalam melakukan daur ulang (recycle), 3R merupakan prinsip utama dalam kesuksesan penerapan ekonomi sirkular. Untuk dapat meningkatkan kapabilitas ekonomi sirkular, organisasi harus memilih pemasok yang mengedepankan aspek lingkungan dan mendemonstrasikan perilaku hijau, organisasi memiliki cara yang berbeda, sehingga dapat mencapai kinerja ekonomi sirkular yang baik.
Unduh untuk perangkat lain: