Konsep co-creation pada awalnya berfokus pada perubahan peran yang dilakukan oleh pelanggan dalam value chain, perkembangannya dalam praktek bisnis saat ini tidak bisa dilepaskan dari perkembangan dan kemajuan teknologi. Co-creation adalah sumber keunggulan kompetitif bagi perusahaan dan sekarang perusahaan bergantung pada pelanggan untuk co-create value yang berimplikasi pada tuntutan kepada perusahaan untuk mengutilisasi pelanggan dan pengalamannya. Begitu juga pada marketplace dimana kompetisi yang semakin meningkat mendorong penggunaan teknologi baru yang berbasiskan customer-centric diterapkan untuk meningkatkan value dan keunggulan kompetitif, dan strategi yang diterapkan adalah co-creation yang menegaskan pentingnya peran pelanggan sebagai salah satu stakeholder. Co-creation sebagai strategi yang menerapkan effort perusahaan yang berbasis customer-centric melalui pendekatan yang bersifat partisipatif. Dalam marketplace, pelanggan dapat terlibat dalam berbagai kegiatan value co-creation. Feedback yang dibuat oleh pelanggan dapat mendorong perusahaan untuk menciptakan produk atau jasa yang lebih meaningful terhadap pelanggan. Selain itu, pelanggan juga dapat berpartisipasi dalam value co-creation dalam proses distribusi misalnya dengan cara memilih bagaimana barang tersebut dikirim (delivery atau pickup) atau pelanggan dapat terlibat dalam menentukan harga melalui kapan suatu barang yang dibeli diterima (same-day, one day, regular, dll).
Unduh untuk perangkat lain: