Tuntutan akan pemerintahan yang bersih, berwibawa, dan demokratis tidak dapat dilepaskan dari kualitas kinerja aparatur serta para wakil rakyat. Produktivitas, integritas, dan kemampuan sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Buku ini mengulas dinamika penyelenggaraan pemerintahan dalam era reformasi, termasuk persoalan penerapan peraturan perundang-undangan, hubungan antara negara dan masyarakat, serta pelaksanaan otonomi daerah. Otonomi daerah diharapkan mampu mendorong pembangunan yang sesuai dengan potensi, keragaman sumber daya, dan aspirasi masyarakat setempat sekaligus memperkuat proses demokratisasi. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala, mulai dari distorsi dan inkonsistensi regulasi hingga belum sepenuhnya hilangnya dampak sentralisasi pemerintahan. Melalui pembahasan yang kritis, buku ini mengajak pembaca memahami berbagai tantangan tersebut serta pentingnya sinergi seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan bertanggung jawab.
Unduh untuk perangkat lain: