Menceritakan perjalanan hidup dari Nawang Wulan anak dari seorang Ki besar dari Daha yang dinikahkan dengan metode perjodohan oleh Putra Bupati dari Barat bernama Wiranegara, berlatarkan era kolonialisme penjajahan orang kulit putih. Sekar merupakan anak kedua dari mereka yang hidup dari bayang bayang ketakutan oleh laki laki terdekatnya yang bersifat tak semestinya dengan budaya patriarkisme yang kental, maka Sekar berusaha menjadikan dirinya dan ibunya sebagai wanita tangguh dengan terpaan badai budaya yang menerpa keluarganya sampai pada akhirnya Sekar bertemu Raden Mas Joyosentiko yang mengubah pola pandang pemikirannya bahwa tak semua laki laki yang berada di dekatnya akan selalu seperti itu.
Unduh untuk perangkat lain: