Setiap manusia mendambakan kebahagiaan. Namun, benarkah kebahagiaan hanya diukur dari harta, jabatan, kesuksesan, atau kemewahan? Mengapa di tengah segala pencapaian, masih banyak hati yang merasa hampa, gelisah, bahkan kehilangan arah? Menapak Jalan Menuju Bahagia mengajak pembaca memahami bahwa kebahagiaan sejati tidak lahir dari apa yang dimiliki, melainkan dari cara seseorang memaknai kehidupan, menghadapi ujian, dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Melalui pembahasan yang sistematis, penulis menguraikan hakikat bahagia, berbagai ukuran kebahagiaan, serta langkah-langkah membangun kehidupan yang penuh ketenangan, rasa syukur, dan makna. Dengan memadukan perspektif agama, pengalaman praktik, nilai-nilai hukum keluarga, serta refleksi kehidupan sehari-hari, buku ini membahas pentingnya komunikasi, saling percaya, saling memahami, dan kebersamaan dalam membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. Tidak hanya ditujukan bagi pasangan suami istri, buku ini juga menjadi bekal berharga bagi siapa saja yang sedang mempersiapkan kehidupan berkeluarga maupun mereka yang ingin menemukan ketenangan di tengah berbagai tantangan hidup. Lebih dari sekadar membahas kebahagiaan, buku ini menjadi teman perjalanan untuk menapaki hidup dengan hati yang lebih lapang, penuh kesabaran, keikhlasan, dan rasa syukur. Sebab pada akhirnya, kebahagiaan bukanlah tujuan yang datang secara instan, melainkan perjalanan yang dibangun melalui iman, akhlak, dan pilihan-pilihan hidup yang bijaksana.
Unduh untuk perangkat lain: