Melalui pendekatan ekolinguistik, buku ini mengkaji dan memetakan bagaimana bahasa dalam ruang digital membentuk narasi, identitas, serta relasi antara manusia dan lingkungan hidup. Ekolinguistik, yang lahir dari kesadaran akan krisis ekologis global, menawarkan cara pandang kritis terhadap bahasa sebagai kekuatanvi ideologis yang mampu memengaruhi perilaku kolektif. Pada era digital ini, pendekatan ini makin relevan dalam membaca wacana-wacana yang berkembang dalam media sosial, blog, forum daring, dan platform komunikasi lainnya.
Unduh untuk perangkat lain: