Perjalanan panjang rangkaian kejadian gempabumi di Sumatera Barat memanglah tidak akan habis jika diurai sekali duduk. Pengalaman peristiwa gempa Padang pada 30 September 2009, bahkan sampai sekarang, masih terus menjadi kajian ilmiah dari para pakar dan peneliti kegempaan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kejadian gempa terakhir pada tanggal 25 Februari 2022 di Kabupaten Pasaman Barat, adalah bukti, dimana bencana ini sangat dekat dalam kehidupan kita. Bukanlah hal yang sulit dijelaskan, mengingat posisi wilayah Sumatera Barat dikelilingi oleh kawasan sumber gempa aktif yang dapat memicu terulangnya gempa serupa di daerah yang sama. Dampak yang paling nyata akibat gempa ini adalah terjadinya keruntuhan dan kerusakan bangunan dan infrastruktur, yang berdampak buruk pada perekonomian dan kesejahteraan masyarakat dalam waktu yang sangat lama. Selain karena rendahnya mutu bangunan dan pelaksanaan pembangunan yang terkesan sembarangan, penyebab lain tentunya peningkatan jumlah penduduk dari waktu ke waktu di suatu wilayah, sehingga menimbulkan masalah lain yang lebih serius, yakni banyaknya korban meninggal dunia akibat tertimpa runtuhan bangunan.
### Gempa Bumi dan Dampaknya pada Bangunan Rumah Tinggal di Indonesia adalah karya ilmiah yang ditulis oleh Rafki Imani. Buku ini merupakan hasil kerja keras penulis sejak 1998 hingga 2026, berfokus pada mitigasi bencana gempa dan bagaimana membangun hunian yang lebih tangguh. Penulis menyajikan catatan berharga tentang upaya mitigasi bencana gempa, melibatkan sinergi antara akademisi, praktisi, pemerintah, dan masyarakat. Buku ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pembaca untuk lebih peduli terhadap keamanan struktur bangunan demi mencapai masyarakat Indonesia yang tangguh bencana. Untuk menunjang tujuan tersebut, penulis menyediakan analisis mendalam tentang dampak gempa bumi pada bangunan rumah tinggal di Indonesia, serta metode dan teknik mitigasi yang efektif. Buku ini diakhiri dengan ucapan terima kasih dari Prof. Ir. H. Sarwidi, MSCE., Ph.D., IP-U., ASEAN Eng., APEC Eng., Guru Besar Rekayasa Kegempaan/Kebencanaan dan Dinamika Struktur Universitas Islam Indonesia (UII), sebagai pengarah Badan Nasional Penanggulangan Bencana Republik Indonesia (BNPB) dari 2009-2025. Buku ini dirilis pada Juli 2026, dengan ukuran 15,5 cm × 23 cm dan berisi 196 halaman. ISBN-nya adalah 978-634-269-244-8, dan diterbitkan oleh Penerbit Lakeisha (Anggota IKAPI No.181/JTE/2019).
Unduh untuk perangkat lain: