buku ini disusun dengan struktur yang bertahap dan sistematis. Bab pertama menguraikan konsep dasar tafsir sains, mencakup definisi, karakteristik, latar belakang historis, serta perdebatan yang melingkupinya. Bab kedua membahas isu isu kontemporer yang menjadi problem utama dalam tafsir sains, terutama yang berkaitan dengan ketegangan epistemologis antara wahyu dan ilmu empiris, serta berbagai kesalahan metodologis dalam praktik penafsiran. Bab ketiga dan keempat kemudian memetakan perkembangan tafsir sains di Indonesia dan Malaysia, dengan menyoroti aspek historis, epistemologis, serta peran institusi dalam membentuk arah perkembangan tersebut.
Berikut adalah sinopsis singkat buku "Tafsir Sains di Nusantara Telaah Konsep, Perkembangan, dan Isu Kontemporer" yang dapat digunakan untuk cover belakang --- Tafsir Sains di Nusantara Telaah Konsep, Perkembangan, dan Isu Kontemporer Prakata Dengan terima kasih dan doa, buku ini dirancang untuk menjadi upaya akademik dalam memahami dinamika tafsir sains sebagai pendekatan dalam studi Al-Qur'an. Isi Buku Buku ini berfokus pada konsep dasar tafsir sains, karakteristiknya, serta latar belakang dan perkembangannya di Indonesia dan Malaysia. Tafsir sains dianggap sebagai hasil interaksi antara tradisi keilmuan Islam dan kemajuan ilmu pengetahuan modern. Konsep Nusantara dalam kajian ini dibatasi untuk merepresentasikan perkembangan pemikiran tafsir di Indonesia dan Malaysia, karena keterkaitan historis, linguistik, dan intelektual yang kuat antara kedua wilayah ini. Pemilihan wilayah ini didasarkan pada peta perkembangan tafsir sains di kawasan Asia Tenggara, dengan perhatian khusus pada Indonesia dan Malaysia karena memiliki tradisi keilmuan yang relatif serumpun dalam studi Al-Qur'an. Meskipun perkembangan tafsir sains masih terbatas di beberapa negara lain, buku ini menekankan pada dinamika tafsir sains di Indonesia dan Malaysia, serta isu-isu kontemporer yang berkaitan dengan konsep ini. --- ini dirancang untuk memberikan gambaran umum tentang isu-isu utama yang dibahas dalam buku tersebut, sambil menekankan pada fokus utamanya di Indonesia dan Malaysia.
Unduh untuk perangkat lain: