Hadirnya buku berjudul “Pendekatan Integratif Studi Islam: Tasawuf, Sosiologi, dan Fenomenologi” di hadapan pembaca ini merupakan buah pemikiran yang patut diapresiasi. Sebagai seorang akademisi yang biasa mengamati perkembangan studi Islam, saya melihat buku ini hadir pada momentum yang tepat. Di tengah diskursus keilmuan yang sering kali terjebak pada dikotomi antara pendekatan normatif-teologis yang kaku dan pendekatan historis-empiris yang kering akan nilai, para penulis buku ini berhasil menawarkan jalan tengah: sebuah pendekatan integratif yang memadukan prinsip-prinsip spiritualitas tasawuf dengan ketajaman analisis ilmu-ilmu sosial humaniora.
Unduh untuk perangkat lain: