Buku Tenun Lotis: Tatkala Benang Bercerita tentang Budaya Timor menyajikan perjalanan mendalam memahami tradisi menenun masyarakat Timor Tengah Selatan (TTS). Lahir dari kepedulian terhadap tergerusnya budaya lokal oleh modernisasi, buku ini menggambarkan tenun Lotis bukan sekadar kain, tetapi warisan budaya yang menyimpan makna filosofis, sosial, dan spiritual. Melalui pengamatan lapangan, wawancara dengan para penenun, serta telaah literatur, buku ini menelusuri sejarah, teknik, motif, dan simbolisme tenun Lotis. Motif-motifnya seperti figur manusia, hewan, dan elemen alam menjadi media komunikasi budaya yang mengajarkan nilai moral, menegaskan hubungan sosial, serta menjaga keterhubungan dengan leluhur. Proses pewarisan keterampilan yang berlangsung dari generasi ke generasi menunjukkan bagaimana tenun menjadi pendidikan kultural yang mengasah kesabaran, konsentrasi, dan pemahaman terhadap ritme alam. Selain aspek teknis dan filosofis, buku ini juga menyoroti relevansi tenun Lotis di era modern, termasuk pemanfaatannya dalam pemerintahan, sekolah, acara publik, seni, dan ekonomi kreatif. Penulis menekankan pentingnya pelestarian yang tidak sekadar komersial, tetapi tetap menghargai makna dan konteks budaya yang melekat. Buku ini ditujukan bagi pelajar, mahasiswa, peneliti budaya, akademisi, pembuat kebijakan, komunitas adat, dan generasi muda Timor Tengah Sekatan yang ingin memahami, mengapresiasi, dan melestarikan warisan budaya leluhur. Tenun Lotis hadir sebagai harta budaya yang menguatkan identitas, memperkaya pengetahuan, dan menjadi jembatan antara tradisi dan modernitas.
singkat buku "Tenun Lotis Tatkala Benang Bercerita tentang Budaya Timor" dapat disajikan sebagai berikut --- Tenun Lotis Tatkala Benang Bercerita tentang Budaya Timor merupakan karya yang menggambarkan keindahan dan makna dari tenun tertinggi di TTS. Buku ini merupakan hasil perjalanan panjang yang melibatkan pengamatan lapangan, wawancara, dan pemahaman mendalam terhadap budaya masyarakat TTS. Buku ini menjelaskan bahwa tenun Lotis bukan hanya bentuk seni, tetapi juga warisan budaya yang mengandung nilai-nilai filosofis, simbolik, dan spiritual. Motif-motif yang terdapat dalam tenun tersebut memiliki makna yang mendalam, merepresentasikan kehidupan, nilai moral, dan hubungan dengan dunia leluhur. Penulisan ini juga menguraikan proses pengetahuan tenun yang diwariskan secara non-formal melalui pengamatan dan praktek. Buku ini ditujukan untuk pelajar, mahasiswa, peneliti, akademisi, pengambil kebijakan, dan komunitas adat. Harapannya, buku ini dapat menjadi rujukan yang bermanfaat dalam upaya melestarikan kekayaan budaya Timor dan memperkuat jati diri budaya bangsa Indonesia. --- ini dirancang untuk memberikan gambaran umum tentang isi buku dan tujuan penulisnya, sesuai dengan konteks yang diberikan.
Unduh untuk perangkat lain: