Buku ini membahas hubungan antara terorisme dan konsep tagut dari perspektif bahasa dan makna, dengan tujuan memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai istilah yang sering muncul dalam wacana ekstremisme. Melalui pendekatan semantik dan kognitif, buku ini mengeksplorasi bagaimana istilah tagut dipahami, ditafsirkan, dan digunakan untuk membentuk pandangan ideologis tertentu. Penekanan diberikan pada pemaknaan linguistik dan konsepsi budaya, sehingga pembaca dapat melihat bagaimana kata-kata dan simbol dapat memengaruhi persepsi dan tindakan manusia. Selain itu, buku ini juga menyoroti pentingnya pemahaman kritis terhadap istilah-istilah yang digunakan dalam narasi ekstremisme. Dengan memahami makna dan konteks konsep tagut, masyarakat, akademisi, dan praktisi pendidikan dapat mengembangkan strategi preventif yang lebih efektif dalam menghadapi radikalisasi dan terorisme. Buku ini menjadi sumber referensi yang relevan bagi mereka yang ingin memahami dimensi bahasa, makna, dan ideologi di balik fenomena terorisme secara objektif dan mendalam
Unduh untuk perangkat lain: