Buku “Mewujudkan Transformasi Pendidikan Melalui Literasi Edupreneur” lahir dari keprihatinan terhadap paradigma pendidikan konvensional yang dianggap tidak lagi memadai di tengah tantangan era transformasi digital, ekonomi kreatif, dan perubahan sosial yang cepat. Pendidikan masa kini dituntut tidak hanya membekali peserta didik dengan kemampuan dasar, tetapi juga menumbuhkan kecakapan hidup, kreativitas, inovasi, dan kemandirian yang merupakan inti dari edupreneurship. Buku ini menawarkan sinergi antara Literasi dan Edupreneurship sebagai jawaban transformatif. Konsep Literasi Edupreneur dipahami sebagai kerangka berpikir yang mendorong lahirnya peserta didik yang adaptif, visioner, dan mampu menciptakan peluang. Kajian dalam buku ini membedah dua pilar utama: 1. Literasi yang Diperluas: Literasi didefinisikan ulang melampaui kemampuan baca tulis, mencakup serangkaian kompetensi esensial seperti literasi digital, finansial, sains, hingga kewirausahaan. Literasi berfungsi sebagai fondasi penting untuk berpikir kritis dan mengolah informasi secara cerdas. 2. Konsep Edupreneur: Edupreneurship diulas secara mendalam sebagai jembatan antara dunia pendidikan dan kewirausahaan, yang menanamkan pola pikir wirausaha di seluruh ekosistem pendidikan. Ruang lingkupnya melibatkan peran aktif pendidik (teacherpreneur), peserta didik, dan pimpinan lembaga, serta mengidentifikasi kompetensi kunci mulai dari identifikasi peluang hingga manajemen fungsional. Implementasi praktis dari konsep ini diwujudkan melalui inisiatif seperti teaching factory dan business center, yang memberikan pengalaman nyata kepada siswa dalam proses produksi dan pemasaran.
Unduh untuk perangkat lain: