Buku ini menghadirkan panduan metodologis yang komprehensif bagi siapa pun yang ingin memahami studi Islam secara ilmiah, mendalam, dan selaras dengan prinsip syariah. Di tengah perubahan sosial dan tantangan modern, kajian Islam membutuhkan metodologi yang kuat agar pemahaman terhadap wahyu, sejarah, dan realitas tetap berada dalam koridor kebenaran. Melalui enam belas bab yang tersusun rapi, buku ini membahas fondasi epistemologi Islam, sumber sumber ilmu, metode studi tafsir, hadis, fiqh, sejarah, pendidikan, antropologi, sosiologi, politik, ekonomi syariah, hingga pendekatan integratif interkonektif. Pembaca tidak hanya diajak memahami teori, tetapi juga melihat penerapannya dalam penelitian langsung, baik berbasis teks maupun lapangan. Karya ini menggabungkan tradisi ilmiah para ulama klasik dengan pendekatan akademik kontemporer. Setiap bab menegaskan bahwa ilmu dalam Islam dibangun di atas wahyu, akal, dan realitas yang saling menguatkan. Dengan bahasa yang jernih dan argumentasi yang kokoh, buku ini menjadi jembatan antara khazanah keilmuan turats dan tuntutan akademik modern. Buku ini penting bagi mahasiswa, peneliti, dosen, pengajar pesantren, dan siapa pun yang ingin menempuh jalur penelitian Islam secara serius. Ia bukan sekadar panduan teknis, tetapi peta intelektual yang memandu peneliti untuk menghasilkan karya ilmiah yang sahih, bermanfaat, dan berdampak bagi umat. Sebuah kontribusi berharga bagi penguatan tradisi ilmu dan kebangkitan peradaban Islam
### Buku Metodologi Studi Islam Fondasi Epistemologi, Pendekatan Interdisiplin merupakan upaya untuk memperkuat fondasi epistemologi Islam di tengah perdebatan akademik kontemporer. Buku ini mencakup enam belas bab yang menyajikan pendekatan normatif, filosofis, historis, sosiologis, antropologis, psikologis, dan linguistik, serta integratif interkonektif. Tujuan utamanya adalah memberikan kerangka berpikir yang kuat bagi mahasiswa dalam memahami studi Islam. Buku ini berkomitmen pada metodologi yang menjadikan wahyu sebagai pusat, akal sebagai alat, dan tradisi ulama sebagai penyangga. Metodologi ini bukan sekadar teknik akademik, tetapi kerangka berpikir yang menentukan arah pemahaman dan kesimpulan. Buku ini juga menghargai warisan metodologis para ulama besar sejak masa klasik, yang memadukan ilmu secara harmonis dalam koridor tauhid. Selain itu, buku ini juga menyampaikan penghargaan kepada para Guru Besar dan dosen yang telah memberikan catatan untuk buku ini, khususnya Prof. Abdurrahman Mas’ud, Ph.D, Guru Besar UIN Walisongo. Buku ini berharap dapat menjadi panduan yang berguna bagi para pembaca dalam menjaga dan mewariskan agama melalui jalur keilmuan. Penulis mengucapkan terima kasih kepada Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Prof. Dr. KH. Muhammad Ishom, M.A, serta istri dan anak-anaknya yang telah mendukung penyelesaian karya ini. Buku ini diterbitkan di Serang, 7 Desember 2025.
Unduh untuk perangkat lain: