KOMUNITAS TIONGHOA MUSLIM DI CIREBON Buku ini bertujuan untuk mengungkap dan melakukan analisa relasi sosial-ekonomi-politik Komunitas Tionghoa Muslim di Cirebon abad ke-20. Selain itu, buku ini juga ingin menyampaikan strategi Komunitas Tionghoa Muslim dalam mempertahankan identitas ke-Tionghoaanya yang hidup di tengah masyarakat Cirebon yang mayoritas muslim, karena kelompok ini menyandang dua identitas yaitu sebagai Tionghoa dan Muslim. Disebutkan, bahwa Komunitas Tionghoa Muslim ini secara tradisi masih memegang identitasnya sebagai Tionghoa namun dalam beradaptasi mereka melakukan strategi pembauran. Karena dalam pandangan masyarakat Cirebon Muslim dan Tionghoa merupakan hal yang riskan untuk disatukan, selain jumlah muslim Tionghoa yang sedikit juga karena persoalan tradisi di masyarakat. Buku ini menggambarkan awal mula terbentuknya Komunitas Tionghoa Muslim dari tahun ke tahun yang menarik untuk ditelusuri lebih dalam.
### SINOPSIS BUKU Buku ini membahas dinamika kehidupan sosial, ekonomi, dan politik komunitas Tionghoa Muslim di Cirebon. Mengawali dengan perjalanan masuknya Islam ke Nusantara melalui jalur perdagangan internasional, buku ini menunjukkan bagaimana ajaran Islam dan dinamika ekonomi lokal saling mempengaruhi dan memperkuat hubungan sosial antarkelompok. Proses islamisasi di Nusantara, khususnya wilayah pesisir, tidak bersifat monolit tetapi kontekstual, sesuai dengan dinamika lokal. Dalam konteks Cirebon, buku ini menggambarkan interaksi sosial, aktivitas ekonomi, dan keterlibatan komunitas Tionghoa Muslim dalam kehidupan politik, serta bagaimana hal ini memperkaya khazanah sosial dan budaya Indonesia. Dengan pendekatan naratif dan deskriptif, buku ini menyajikan pemahaman yang mendalam tentang keberagaman sosial dan dinamika kehidupan masyarakat di wilayah lokal. --- ini dirancang untuk ditempatkan di cover belakang buku, memberikan gambaran singkat tentang isi dan tujuan buku tanpa menyimpang dari konteks yang diberikan.
Unduh untuk perangkat lain: