Kepemimpinan yang Tumbuh dari Akar: Transformasi Karang Taruna Menuju 2030 lahir dari satu keyakinan mendasar: bahwa masa depan Indonesia tidak dibangun dari pusat kekuasaan semata, tetapi dari kekuatan sosial yang hidup di tingkat komunitas. Dari pemuda yang bekerja dalam sunyi, dari solidaritas yang tumbuh di kampung-kampung, dan dari keberanian untuk memikul tanggung jawab sosial sebelum negara sempat hadir. Dengan berpijak pada perubahan regulasi tahun 2025, buku ini menunjukkan bahwa pengakuan negara terhadap Karang Taruna sebagai bagian dari Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) bukanlah hadiah, melainkan konsekuensi historis dari kerja sosial panjang pemuda di akar rumput. Negara akhirnya menyusul apa yang telah lebih dulu dilakukan oleh komunitas. Melalui refleksi ideologis, pembacaan struktural, dan kisah-kisah nyata pendampingan warga rentan, pemberdayaan ekonomi, serta rehabilitasi sosial berbasis komunitas, buku ini menegaskan satu hal: pemuda bukan penerima pembangunan, tetapi penggeraknya. Karang Taruna adalah sekolah kepemimpinan sosial
### --- Keberanian Menuju Transformasi Karang Taruna Menuju 2030 Buku ini merangkum pengalaman dan pemikiran penulis selama bertahun-tahun bekerja langsung dengan pemuda dan Karang Taruna di berbagai desa di Indonesia. Melalui kepedulian dan interaksi intensif, penulis menunjukkan betapa kuatnya kekuatan sosial yang lahir dari lorong-lorong sempit tempat pemuda tumbuh dan bergerak. Karang Taruna, bukanlah organisasi yang lahir dari ruang akademik, tetapi dari kebutuhan sosial yang nyata, keresahan, dan kepedulian sederhana yang berubah menjadi gerakan sosial yang berkelanjutan. Buku ini menggambarkan bagaimana pemuda yang awalnya hanya membantu tetangga dalam kegiatan sepele, ternyata memegang peran yang lebih besar dalam membentuk masa depan negara. Penulis juga menekankan peran regulasi Peraturan Menteri Sosial Nomor 9 Tahun 2025 dalam membentuk Karang Taruna sebagai organisasi yang profesional, netral politik, dan berstruktur jenjang. Melalui pembenahan ini, Karang Taruna diberi mandat untuk menjadi unit perawatan sosial komunitas, hadir awal ketika warga menghadapi krisis, kemiskinan mendadak, bencana, atau tantangan lainnya. Buku ini bukan hanya menjadi bacaan, tetapi juga bahan bakar untuk memulai percakapan baru tentang pemuda dan memicu transformasi positif dalam kehidupan sosial. --- Semoga buku ini memberi arah, keyakinan, dan keberanian bagi para pemuda untuk terus bergerak, karena perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan dengan hati.
Unduh untuk perangkat lain: