Satu Abad Peziarahan Iman di Jantung Yogyakarta: Menjadi Oase yang Cair dan Rumah Sakit Lapangan bagi Sesama Bagaimana sebuah kapel kecil milik Kolese St. Ignatius (Kolsani) yang didirikan tahun 1926 untuk melayani kawasan pemukiman baru Nieuwe Wijk di seberang Kali Code, dapat tumbuh menjadi salah satu landmark spiritual, sosial, dan kultural paling berpengaruh di jantung Kota Yogyakarta? Buku bunga rampai ini hadir sebagai sebuah persembahan akademis dan spiritual dari para frater dan imam Serikat Yesus (SJ) di Fakultas Teologi Wedabhakti, Universitas Sanata Dharma, untuk merayakan 100 tahun berdirinya Gereja St. Antonius Padua Kotabaru. Lewat riset mendalam dan refleksi teologis yang tajam, buku ini tidak hanya merekam jejak historis masa lalu, tetapi juga membaca tanda-tanda zaman guna merumuskan tonggak peziarahan Kotabaru di masa depan. Melalui tujuh artikel pokok, pembaca akan diajak menyelami dinamika multidimensional Gereja Kotabaru. Bagian awal buku ini membawa kita kembali ke masa geliat misi awal abad ke-20 melalui analisis surat-surat Rm. Fransiskus Strater, SJ dalam majalah Claverbond. Di sini, pembaca dapat membayangkan kembali lanskap Plantatio Ecclesiae di mana Gereja tidak hanya diukur dari angka baptisan, melainkan dari pembentukan komunitas lokal yang ditopang oleh jaringan sekolah misi, serta peran vital para guru dan katekis pribumi. Salah satu daya tarik utama buku ini adalah pembedahan mendalam atas eklesiologi khas Kotabaru sebagai
Unduh untuk perangkat lain: