Ngilu, rapuh, dan trauma serupa jalan pulang yang melingkar dalam mata waktu yang nanar. Cara terbaik merawatnya adalah menepi dan menelan wajahnya yang memburam di balik tempias hujan. Sebab mencintai adalah gerimis tak pernah reda dan menunggu adalah kilatan petir yang mempertanyakan ujung rindu. --Siswanto, Sastra Timur Jawa
Unduh untuk perangkat lain: