Apa yang terjadi saat senandung lagu misterius merasuk dalam benak pemilik senyum paling hangat sedunia? Prihatin dengan beban tugas Diondra yang terlalu banyak untuk dipikul sendirian, Profesor Mentari memutuskan merekrut rekan riset baru untuk mahasiswa favoritnya itu. Pilihannya jatuh pada seorang mahasiswi cerdas bernama Permata. Diondra yang tanpa sadar jatuh hati pada Permata, perlahan merasa kecil hati saat mengetahui hidup Permata begitu sempurna. Permata punya mata indah, senyum menawan, pribadi yang rajin, punya segudang prestasi, dan orang tua yang perhatian. Hingga Diondra menyadari beberapa keanehan kecil dan fakta tak terduga pun terungkap. Mampukah orang serapuh Diondra melakukan sesuatu? Ataukah lebih aman kalau ia tidak terlibat? Ini bukan tentang romansa biasa. Ini kisah tentang anak-anak pintar yang seringkali luput dari pandangan. Ini kisah tentang bangkit dari duka. Ini lanjutan dari novel "Tempat untuk Pulang".
Unduh untuk perangkat lain: