Wahai perempuan yang bertutur kata indah… Tahukah kita, bahwa satu kata dari lisan bisa mengangkat derajat seseorang ke Surga? Dan satu kata pula bisa menjerumuskannya ke jurang Neraka? Allah Swt. telah memuliakan manusia dengan kemampuan berbicara. Dengan lisan kita membaca Al-Qur’an. Dengan lisan kita berdzikir. Dengan lisan kita berdakwah, menasihati, bermusyawarah, membela kebenaran, dan menebar kasih sayang kepada keluarga. Namun lisan juga adalah ujian. Berapa banyak rumah tangga retak karena satu kata kasar. Berapa banyak persaudaraan putus karena ghibah. Berapa banyak pahala puasa dan shalat hangus karena lisan yang tak terjaga. Rasulullah Saw. bersabda, “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata baik atau diam.” [HR. Bukhari & Muslim]
Berdasarkan konteks yang diberikan, buku ini berjudul "Bertutur Indah Serpihan Adab Perempuan Ketika Berbicara Agar Dicintai Oleh Rabbnya" dan ditulis oleh Nur Hayati. Buku ini mengulas tentang adab berbicara bagi perempuan, mencakup panduan etika dan etika sosial dalam percakapan sehari-hari. Berikut adalah sinopsis singkat buku ini untuk cover belakang --- Bertutur Indah Serpihan Adab Perempuan Ketika Berbicara Agar Dicintai Oleh Rabbnya Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang Bertutur indah bukan hanya soal bahasa, tapi juga soal hati dan kemanusiaan. Dalam buku ini, penulis Nur Hayati, S.E., mengajak para perempuan untuk berbicara dengan bijaksana, menghargai, dan dicintai oleh Rabbnya. Buku ini mencakup adab berbicara bagi perempuan dalam berbagai situasi sehari-hari, mulai dari berkomunikasi dengan keluarga, teman, hingga dalam lingkungan sosial dan profesional. Dengan mempelajari adab-adab dalam berbicara, perempuan dapat membangun hubungan yang harmonis dan menghormati nilai-nilai universal. --- Harap dicatat bahwa informasi ini didasarkan pada konteks yang diberikan, dan mungkin buku aslinya memiliki detail lebih lanjut atau konten spesifik yang tidak tercantum dalam konteks ini.
Unduh untuk perangkat lain: