Buku ini lahir dari kegelisahan intelektual atas menguatnya narasi keberhasilan industrialisasi berbasis sumber daya alam yang ditopang oleh indikator pertumbuhan makro, namun pada saat yang sama menyisakan pertanyaan mendasar mengenai kualitas transformasi struktural, distribusi manfaat, serta keberlanjutan sosial dan ekologis di tingkat lokal. Dalam konteks tersebut, buku ini berupaya menghadirkan analisis yang terukur, berbasis data, dan berlandaskan kerangka teoretik yang komprehensif untuk memahami paradoks kemakmuran di kawasan industri nikel. Penyusunan buku ini didasarkan pada kajian literatur mutakhir, analisis kebijakan, serta telaah empiris terhadap perkembangan kawasan industri di Indonesia Timur, khususnya Morowali dan Halmahera Tengah. Penulis mengintegrasikan perspektif teori ketergantungan, political economy of extraction, transformasi struktural, diversifikasi penghidupan, serta tanggung jawab sosial perusahaan untuk memberikan pembacaan yang multidimensional. Pendekatan ini dimaksudkan agar pembahasan tidak berhenti pada deskripsi pertumbuhan ekonomi, tetapi mampu menjelaskan relasi kuasa, konfigurasi kepemilikan, kebocoran nilai tambah, serta dinamika ketahanan rumah tangga dalam kerangka kapitalisme global kontemporer.
Unduh untuk perangkat lain: