Lahan gambut merupakan jenis lahan yang terbentuk dari akumulasi bahan organik, seperti sisa-sisa tanaman yang belum terurai sepenuhnya, dalam jangka waktu yang lama. Lahan gambut memiliki karakteristik khusus dan selain terdiri atas bahan organik yang tinggi, lahan gambut memiliki sifat fisika yang unik, seperti kemampuan menyerap air yang tinggi dan kemampuan mengembang ketika basah. Selain itu memiliki kesuburan yang rendah karena kandungan hara yang terbatas dan pH yang rendah. Oleh karena itu fungsi lahan gambut sebagai penopang ekosistem rawa sangat penting, sebagai area konservasi untuk melindungi keanekaragaman hayati, fungsi ekosistem dan dapat berperan dalam mitigasi perubahan iklim dengan menyimpan karbon, tetapi juga dapat menjadi sumber emisi gas rumah kaca jika tidak dikelola dengan baik. Namun lahan gambut juga sangat rentan terhadap degradasi jika dikelola dengan cara yang tidak benar, seperti pengeringan yang berlebihan atau penggunaan pupuk yang tidak sesuai. Untuk itu tindakan pemulihan atau restorasi sangat diperlukan untuk lahan gambut yang sudah terlanjur dibuka dan digunakan agar dapat pulih kembali dan memiliki fungsi ekosistem gambut, fungsi budidaya dan fungsi ekonomi. Buku ini memberikan gambaran bagaimana tahapan melakukan serangkaian kegiatan pemulihan ekosistem gambut dari perencanaan, pelaksanaan, pelaporan hingga berhasil yang sebagian besar ditulis berdasarkan pengalaman penulis. Semoga buku membawa manfaat bagi para pembaca.
### Berbagi Pengalaman Melakukan Restorasi Gambut di Perkebunan Kelapa Sawit Buku ini ditulis oleh Sugeng Rahayu Harjo Suyono, berisi pengalaman nyata penulis dalam melakukan restorasi gambut di area perkebunan kelapa sawit. Penulis ingin berbagi praktik terbaik, tantangan yang dihadapi, serta strategi yang berhasil diterapkan di lapangan. Pengalaman tersebut diharapkan bisa menjadi referensi berharga bagi pelaku industri, praktisi lingkungan, pembuat kebijakan, akademisi, hingga masyarakat umum yang peduli terhadap pelestarian ekosistem gambut. Restorasi gambut di perkebunan bukanlah hal yang mudah. Ia memerlukan pendekatan yang holistik, kolaboratif, dan berkelanjutan. Namun, dengan komitmen dan pembelajaran berkelanjutan, restorasi dapat dilakukan tanpa harus mengorbankan produktivitas. Buku ini hadir sebagai bentuk kontribusi untuk mendorong restorasi gambut yang lebih luas, efektif, dan berdampak nyata. Pengelolaan lahan gambut yang baik sangat penting untuk mengatasi berbagai isu seperti kebakaran hutan, longsor, angin puyuh, gelombang dingin, hingga gelombang panas. Berbagi Pengalaman Melakukan Restorasi Gambut di Perkebunan Kelapa Sawit merupakan upaya nyata untuk memahami dan mewujudkan restorasi gambut yang berkelanjutan.
Unduh untuk perangkat lain: