Ketika seseorang tidak tahu atau tidak paham dengan adanya pengobatan alternatif, sekalipun keberadaannya diakui oleh badan kesehatan dunia maka dia tidak akan memilihnya. Ketika penderitaannya masih dalam batas toleransinya, boleh jadi ia akan memilih metode yang sesuai dengan tingkat pengetahuan dan pendidikannya. Dalam kondisi demikian mungkin yang membatasi hanya dana yang tersedia. Tetapi bila kondisinya sudah di luar batas toleransinya, maka pada umumnya yang terpikir adalah bagaimana caranya agar sembuh, sudah tidak dipikirkan lagi apakah metode tersebut sudah dapat dibuktikan secara ilmiah atau belum, sudah ada yang pernah menggunakannya atau belum. Tidak lagi dipertanyakan, apakah metodenya ilmiah atau hanya pseudoilmiah, atau hanya berdasarkan penuturan, pengalaman dan bahkan mungkin hanya anjuran beberapa orang saja.
Unduh untuk perangkat lain: