Buku kategori pendidikan berjudul Menuju Aksi Ekologis: Model Kurasi Mandiri untuk Pembelajaran Sastra merupakan karya Ari Ambarwati. Di tengah melimpahnya bacaan anak dan remaja, persoalan mendasarnya bukan lagi sekadar ketersediaan, melainkan bagaimana naskah dipilih, ditata, dan dimaknai. Buku ini menyoroti satu titik krusial yang kerap terabaikan: kurasi. Tanpa kurasi yang terarah, bacaan bertema lingkungan berisiko menjadi slogan moral belaka, tidak menyentuh pengalaman pembaca muda, dan gagal membangun kesadaran yang utuh. Melalui konsep kurasi mandiri, buku ini menawarkan konsep yang menempatkan siswa bukan sebagai penerima daftar bacaan, melainkan sebagai pengambil keputusan literasi. Proses memilih, menilai, dan merefleksikan naskah dipahami sebagai bagian dari pembelajaran itu sendiri. Kurasi diposisikan sebagai praktik pedagogis yang merancang pengalaman membaca, mulai dari seleksi tema, tingkat kesulitan, hingga relevansi nilai ekologis yang dibawa teks. Berangkat dari realitas yang berkembang tentang kesenjangan antara minat baca, pemahaman ekologis, dan kemampuan literasi digital, buku ini menunjukkan bahwa masalahnya bukan pada kurangnya akses, melainkan pada lemahnya keterampilan kuratorial. Maka dari itu, peran guru bergeser menjadi fasilitator, editor pembelajaran, sekaligus penjaga etik pada proses kurasi.
Unduh untuk perangkat lain: