Buku berjudul “Perjanjian Pengikatan Jual Beli sebagai Dasar Pemindahan Hak Atas Tanah”, dilatarbelakangi atas perkembangan regulasi terkait jual beli hak atas tanah, khususnya ketentuan Kamar Hukum Perdata angka 7 Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 4 Tahun 2016, yang memungkinkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) dijadikan dasar peralihan hak atas tanah. Buku ini menguraikan secara rinci landasan filosofis pembentukan SEMA a quo dan konsep PPJB yang termuat di dalamnya. Selanjutnya, buku ini membahas implementasinya dalam praktik peradilan.
singkat buku "Perjanjian Pengikatan Jual Beli Sebagai Dasar Pemindahan Hak Atas Tanah" Buku ini berfokus pada perjanjian pengikatan jual beli (PPJB) sebagai alat utama dalam pemindahan hak atas tanah. Diawali dengan pembahasan tentang pentingnya hak atas tanah sebagai aset ekonomi, buku ini menggali latar belakang regulasi terkait jual beli tanah, khususnya SEMA a quo No. 4 Tahun 2016 yang memungkinkan PPJB dijadikan dasar peralihan hak tanah. Penulis menggunakan pure theory of law dan stufenbau theory dari Hans Kelsen untuk menganalisis implementasi SEMA dalam hukum positif di Indonesia. Buku ini juga membahas prinsip ius contra legem dalam konteks keputusan hakim. ini mencerminkan upaya penulis untuk memahami dan menganalisis praktik hukum jual beli tanah di Indonesia dengan pendekatan ilmiah yang sistematis.
Unduh untuk perangkat lain: