Penyebab stres (stresor) fisika, kimia, biologi dan prosedural pada ikan dapat memicu efek fisiologis dan efek lainnya. Paparan berulang terhadap stresor lingkungan pada ikan merupakan aspek yang menjadi perhatian bagi peneliti dan pembudidaya ikan, karena efeknya dapat merugikan metabolisme, pertumbuhan, ketahanan terhadap penyakit, kemampuan reproduksi, kesehatan, dan sintasan ikan. Selain itu, juga dapat mengubah kebiasaan ikan serta melemahkan neuroendokrin dan respons metabolik terhadap paparan stresor berikutnya. Intensitas stresor yang terlalu parah akan berpengaruh negatif terhadap kesehatan dan kondisi ikan, sehingga menjadi maladaptif atau distress. Salah satu penyebab stress pada praktik akuakultur adalah kualitas air yang memburuk, seperti DO rendah, suhu dan pH yang tidak diinginkan dan lain-lain. Oleh karena itu, perlu manajemen kualitas air yang sesuai dengan syarat kebutuhan ikan. Buku ini hadir untuk mengkaji tentang apa penyebab stress, mekanisme, dampak, gejala stress, indikator stress, dan mitigasinya dengan manajemen kualitas air (fisika, kimia, dan biologi).
Unduh untuk perangkat lain: