Buku ini mengupas secara mendalam mengenai purun tikus (Eleocharis dulcis), tumbuhan rawa yang memiliki potensi besar dalam berbagai aspek, mulai dari ekologi hingga ekonomi. Tumbuhan ini tumbuh di lahan gambut dan rawa-rawa Kalimantan Selatan serta telah lama dimanfaatkan oleh masyarakat setempat dalam berbagai keperluan. Dalam buku ini, penulis menyoroti bagaimana purun tikus yang sebelumnya hanya dianggap sebagai gulma dapat dimanfaatkan menjadi bahan serat alami untuk material komposit. Serat alami dari purun tikus memiliki keunggulan dalam industri material karena ringan, ramah lingkungan, dan memiliki sifat mekanis yang baik. Buku ini juga membahas secara detail bagaimana pengolahan serat purun tikus dapat meningkatkan nilai ekonominya dan mengurangi ketergantungan pada material sintetis. Selain itu, buku ini membahas sebaran geografis purun tikus, terutama di Kalimantan Selatan, serta kondisi ekologi yang mendukung pertumbuhannya. Purun tikus memiliki peran penting sebagai biofilter alami dalam menyerap logam berat dan zat beracun dari air, yang menjadikannya elemen penting dalam pelestarian lingkungan dan pengelolaan lahan rawa. Berbagai metode pengolahan serat purun tikus juga dikupas dalam buku ini, termasuk perlakuan kimiawi dengan KMnO? dan NaOH yang dapat meningkatkan sifat mekanis serat, membuatnya lebih cocok untuk diaplikasikan dalam pembuatan komposit. Studi laboratorium yang dilakukan menunjukkan bahwa serat ini dapat menjadi alternatif material yang menjanjikan di industri konstruksi dan manufaktur. Selain aspek ilmiah dan teknis, buku ini juga mengulas manfaat sosial dan ekonomi dari pemanfaatan purun tikus. Masyarakat lokal di Kalimantan Selatan telah lama memanfaatkan tanaman ini untuk membuat berbagai produk kerajinan seperti tikar, tas, dan perabot rumah tangga. Dengan pengolahan yang lebih lanjut, purun tikus berpotensi untuk dikembangkan menjadi bahan baku industri yang bernilai tinggi. Buku ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa, akademisi, dan praktisi yang tertarik dalam bidang material alami, lingkungan, dan pengelolaan sumber daya hayati. Diharapkan buku ini dapat menjadi referensi penting dalam penelitian dan pengembangan lebih lanjut mengenai pemanfaatan tumbuhan purun tikus secara berkelanjutan di Indonesia.
Unduh untuk perangkat lain: