Penyakit gigi dan mulut merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling banyak dialami masyarakat di seluruh dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menempatkan karies gigi, penyakit periodontal, maloklusi, dan kanker rongga mulut sebagai beban kesehatan global yang signifikan, bukan hanya karena tingginya angka kejadian, tetapi juga akibat dampaknya terhadap kualitas hidup, fungsi oral, dan kesehatan umum. Di Indonesia, prevalensi masalah kesehatan gigi dan mulut masih tinggi, dengan disparitas yang jelas antara wilayah perkotaan dan pedesaan, serta antara kelompok sosial-ekonomi tinggi dan rendah. Kondisi ini menuntut pendekatan yang terintegrasi, berbasis bukti, dan berkelanjutan untuk mencegah dan mengendalikan penyakit gigi dan mulut secara efektif. Dalam konteks tersebut, epidemiologi memegang peran kunci sebagai ilmu yang mempelajari distribusi dan determinan masalah kesehatan pada populasi. Epidemiologi gigi memberikan kerangka analisis yang kuat untuk memahami pola penyakit, mengidentifikasi faktor risiko, serta merancang intervensi yang tepat sasaran. Buku
Unduh untuk perangkat lain: