Buku ini menghadirkan kajian ilmiah yang komprehensif mengenai Autism Spectrum Disorder (ASD) serta potensi madu kelulut sebagai agen terapi komplementer. ASD merupakan gangguan perkembangan neurobiologis yang kompleks dengan gejala utama berupa kesulitan dalam komunikasi, interaksi sosial, serta perilaku repetitif. Hingga kini, prevalensi ASD terus meningkat di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, sehingga menuntut pendekatan multidisiplin dalam memahami dan menanganinya. Dalam buku ini, pembaca akan diperkenalkan pada epidemiologi, etiologi, hingga kajian molekuler ASD, termasuk peran stres oksidatif, inflamasi, serta hubungan kompleks melalui gut-brain axis. Pembahasan dilanjutkan dengan tinjauan mendalam mengenai regulasi genetik oleh microRNA dan bagaimana molekul kecil ini berperan penting dalam patofisiologi sekaligus membuka peluang sebagai biomarker dan target terapi baru. Selanjutnya, buku ini menyoroti madu kelulut (Trigona sp.) yang dikenal memiliki kandungan bioaktif tinggi, terutama polifenol, flavonoid, dan asam fenolat. Sifat antioksidan, antiinflamasi, dan neuroprotektif madu kelulut dijelaskan dalam konteks ilmiah yang dapat mendukung pengelolaan gejala ASD. Tidak hanya sebagai superfood tropis, madu kelulut juga dipaparkan potensinya sebagai agen terapi komplementer dengan mekanisme multi-target, termasuk perbaikan disbiosis usus, modulasi sistem imun, serta regulasi jalur molekuler yang relevan dengan ASD. Dengan pendekatan yang menggabungkan kajian klinis, molekuler, dan farmakologis, buku ini diharapkan dapat memperkaya literatur ilmiah sekaligus membuka peluang riset baru. Sasaran pembaca mencakup mahasiswa, dosen, peneliti, praktisi kesehatan, dan masyarakat luas yang tertarik pada isu autisme, kesehatan otak, serta pemanfaatan produk alami dalam bidang medis. Secara keseluruhan, buku ini tidak hanya menawarkan pengetahuan teoritis, tetapi juga memberikan perspektif baru tentang bagaimana sains modern dapat berpadu dengan kearifan lokal melalui eksplorasi potensi madu kelulut bagi kesehatan manusia.
Unduh untuk perangkat lain: