Fenomena mahar berupa seperangkat alat sholat yang banyak ditemukan dalam tradisi pernikahan masyarakat Indonesia menjadi salah satu hal yang menarik untuk dikaji. Bagi sebagian orang, seperangkat alat sholat mungkin terlihat sederhana jika dibandingkan dengan emas, uang tunai, atau barang-barang bernilai tinggi lainnya. Namun di balik kesederhanaan tersebut tersimpan pesan spiritual yang sangat kuat. Seperangkat alat sholat bukan hanya benda yang diberikan kepada calon pasangan, melainkan simbol harapan agar kehidupan rumah tangga yang dibangun senantiasa berlandaskan iman, ketakwaan, dan kedekatan kepada Allah Swt. Buku ini lahir dari keinginan untuk mengajak pembaca melihat mahar dari sudut pandang yang lebih mendalam. Penulis berupaya menguraikan makna filosofis, spiritual, dan pendidikan yang terkandung dalam mahar, khususnya mahar berupa seperangkat alat sholat. Melalui pembahasan yang sederhana dan mudah dipahami, buku ini mencoba menggambarkan bahwa cinta dalam Islam tidak hanya diwujudkan melalui ungkapan romantis atau pemberian materi yang bernilai tinggi, tetapi juga melalui komitmen untuk bersama-sama menjalani kehidupan yang diridhai Allah Swt.
Unduh untuk perangkat lain: