Buku ini lahir dari sebuah kesadaran mendalam bahwa pendidikan bukan hanya proses transfer ilmu pengetahuan (transfer of knowledge), melainkan sebuah upaya sadar untuk memanusiakan manusia dalam konteks kebudayaannya (transfer of value). Di tengah derasnya arus globalisasi yang sering kali mengaburkan identitas diri generasi muda, pembelajaran Bahasa Indonesia memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga marwah dan identitas bangsa. Namun, pengajaran bahasa tidak akan pernah mencapai efektivitas maksimal jika dipisahkan dari akar budaya peserta didiknya. Melalui pendekatan Etnopedagogi, buku ini menawarkan sebuah paradigma baru dalam perencanaan pembelajaran. Etnopedagogi memandang kearifan lokal bukan sebagai artefak masa lalu yang statis, melainkan sebagai sumber pengetahuan hidup (indigenous knowledge) yang sangat relevan untuk mengasah keterampilan berbahasa, berpikir kritis, dan karakter siswa. Di sini, Bahasa Indonesia diposisikan sebagai medium yang dinamis untuk mengeksplorasi, mengekspresikan, dan melestarikan nilai-nilai luhur nusantara. Buku ini disusun secara sistematis untuk menjadi panduan komprehensif bagi para pendidik, mahasiswa kependidikan, serta praktisi literasi. Dimulai dari landasan teoretis perencanaan, pemilihan strategi berbasis kearifan lokal hingga implementasi praktis di berbagai jenjang pendidikan (SD, SMP, dan SMA).
Unduh untuk perangkat lain: