Menjawab Tantangan Transisi PAUD Ke SD Yang Menyenangkan

Pendidikan
Menjawab Tantangan Transisi PAUD Ke SD Yang Menyenangkan

10 MB
ebook
0 Dilihat
ISBN
978-623-8047-43-7
eISBN
proses
Wishlist
Bagikan

Sinopsis

Selama ini, kita sering melihat institusi pendidikan di setiap jenjangnya seolah berdiri terpisah, bagaikan rumah-rumah yang dipisahkan oleh aliran sungai yang membatasi interaksi di antara mereka. Khususnya dalam konteks transisi dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke Sekolah Dasar (SD), "jarak pemisah" ini terjadi akibat adanya kesalahpahaman terhadap cara pembelajaran yang berbeda di masing-masing jenjang. Hal ini menyebabkan proses transisi yang seharusnya dapat berlangsung secara alami malah menjadi tantangan yang kompleks, memengaruhi kesiapan anak-anak memasuki dunia pendidikan formal secara keseluruhan. Pada kenyataannya, beberapa miskonsepsi mengenai pembelajaran di PAUD dan SD justru sering kali menghambat kelancaran transisi tersebut. Salah satu miskonsepsi yang umum adalah terkait pemahaman tentang kemampuan fondasi di usia dini. Banyak masyarakat menganggap bahwa keberhasilan pendidikan di PAUD semata-mata bergantung pada kemampuan baca, tulis, dan hitung (calistung) anak. Padahal, tahapan usia dini seharusnya difokuskan pada pengembangan karakter, kemandirian, dan kemampuan sosial-emosional, yang menjadi landasan utama dalam pembelajaran berikutnya. Kesalahan dalam fokus ini menyebabkan tekanan berlebihan bagi anak di usia dini dan mengesampingkan pentingnya keterampilan dasar lainnya yang lebih bermanfaat dalam jangka panjang. Selain itu, ada anggapan yang sempit tentang pentingnya calistung sebagai indikator kesiapan masuk SD. Tes calistung sering kali dianggap sebagai cara cepat mengukur kemampuan anak saat memasuki jenjang SD, padahal keterampilan ini seharusnya dibangun secara bertahap dan berkelanjutan, bukan sekadar kemampuan teknis yang dipelajari dalam waktu singkat. Dalam konteks pendidikan yang lebih luas, proses belajar calistung bukanlah tujuan akhir dari pembelajaran PAUD, tetapi bagian dari rangkaian pembelajaran yang berlanjut hingga di SD. Ketiga, penggunaan tes calistung sebagai syarat masuk SD masih ditemukan di beberapa sekolah, meskipun sudah ada kebijakan dari pemerintah yang melarang praktik tersebut. Tes calistung sebagai syarat masuk ini dapat menciptakan ketidakadilan bagi anak-anak yang belum memiliki keterampilan tersebut dan mengakibatkan ketimpangan akses pendidikan. Pemerintah telah menegaskan bahwa proses belajar calistung dapat dilanjutkan di SD sebagai bagian dari kurikulum, tanpa menjadi prasyarat yang membatasi akses anak untuk melanjutkan pendidikan.

Tags:
Keyword:

Untuk membaca, silahkan unduh aplikasi di bawah ini:

Unduh untuk perangkat lain:

playstore windows appstore macos

Ulasan Pembaca

0.0 /5
5
(0)
4
(0)
3
(0)
2
(0)
1
(0)

Ulasan (0)

Urutkan
no-review

Belum Ada Ulasan

Jadilah yang pertama memberikan ulasan!

Tulis Ulasan

Orang Lain Juga Membaca Buku Ini

Buku Lainnya dari Penerbit CV Elfatih Media Insani

Selengkapnya

Buku Lainnya dari Kategori Pendidikan

Selengkapnya

Buku Lainnya dari Sub Kategori Pendidikan

Selengkapnya

Buku Terbaru

Buku Terpopuler

Selengkapnya
Menjawab Tantangan Transisi PAUD Ke SD Yang Menyenangkan

Menjawab Tantangan Transisi PAUD Ke SD Yang Menyenangkan

Rosmawati; Hasbi Latif

Preview
Hubungi Kami
cara-membaca-buku