Saudara Ruslan Ismail Mage (RIM) adalah akademisi kritis yang produktif menulis buku. Hampir tidak ada tahun yang terlewatkan tanpa karya-karya buku monumentalnya. Beberapa hasil karyanya dikenal di ruang publik dengan ciri khasnya selalu memperkenalkan gagasan baru untuk peradaban demokrasi. Dari karya-karya bukunya dan materi pelatihan investasi politiknya yang saya amati, terlebih buku terbarunya Politik Kebhinekaan Membangun Bangsa ini, tidak berlebihan kalau saudara Ruslan dilabeli sebagai Inspirator Kebangsaan. Pada buku terbarunya ini, ia melihat tingginya polarisasi sosial dan politik warisan pemilu, di samping persoalan kebhinekaan lainnya yang bisa mengancam keutuhan bangsa. Buku ini menjadi urgen dan menarik untuk dibaca di tengah-tengah semakin tergerusnya nilai-nilai kebenaran, kejujuran, dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai kebhinekaan yang selama ini menjadi identitas dan kebanggaan Indonesia di mata bangsa-bangsa lain, nampaknya sudah mulai terdegradasi. Sebagai akademisi, RIM tidak memilih diam melihat realitas sosial politik seperti itu. la terus memproduksi gagasan baru untuk ikut memberi kontribusi penyelesaian masalah yang dihadapi bangsa. Buku ini adalah salah satu resolusi Konflik yang ditawarkan untuk tetap merawat kebhinekaan bangsa. Sesungguhnya, jauh sebelum terbitnya buku ini, RIM sudah banyak melakukan perjalanan intelektual di kampus untuk menginspirasi anak-anak bangsa merawat kebhinekaan.
Unduh untuk perangkat lain: