Buku Kopi dan Koneksi lahir di tengah kompleksitas sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat Indonesia, menunjukkan bahwa kopi lebih dari sekadar komoditas, karena kopi adalah ruang koneksi, identitas, dan relasi sosial yang kaya makna serta cermin transformasi sektor pertanian di era digital. Buku ini berbasis pada pengumpulan data dan refleksi kritis tentang peran kopi dalam membentuk kehidupan dan jaringan sosial masyarakat. Digitalisasi pertanian kopi digambarkan sebagai proses dinamis dan kompleks yang melampaui inovasi teknologi semata. Dengan teknologi digital, akses pasar petani semakin luas, efisiensi produksi dan mutu kopi meningkat, serta peluang baru terbuka lebih lebar. Namun, tantangan nyata seperti ketimpangan infrastruktur, rendahnya literasi teknologi, dan keterbatasan kelembagaan harus diatasi. Keberhasilan digitalisasi bergantung pada pemberdayaan petani sebagai subjek aktif melalui pendekatan inklusif dan partisipatif, menjadikan digitalisasi sebagai jembatan penghubung pasar, pengetahuan, dan solidaritas sosial, bukan alat dominasi.
Unduh untuk perangkat lain: