Buku kategori linguistik berjudul Pragmatik dalam Tradisi Lisan Mandailing merupakan karya Khairina Nasution, Nurlela, Rozanna Mulyani dan Jamaluddin Nasution. Buku ini mengupas bagaimana makna dalam tradisi lisan tidak selalu tampak secara langsung. Dengan menggunakan teori tindak tutur yang mencakup lokusi, ilokusi, dan perlokusi, pembaca diajak memahami bahwa setiap tuturan adat mengandung maksud tertentu, seperti nasihat, ajakan refleksi, maupun ungkapan nilai-nilai kehidupan yang memengaruhi pendengar. Buku ini menegaskan pentingnya memahami kembali makna di balik tuturan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan budaya. Dengan memadukan perspektif linguistik pragmatik dan konteks budaya lokal, buku ini dapat menjadi jembatan untuk menghidupkan kembali pemahaman terhadap tradisi lisan Mandailing serta memperkuat identitas budaya di tengah perubahan zaman.
Unduh untuk perangkat lain: