Buku ini menyajikan pembahasan komprehensif mengenai pengukuran berbasis multikultur dengan menekankan pentingnya keadilan, inklusivitas, dan sensitivitas konteks budaya dalam proses pengukuran. Isi buku mencakup Konsep Dasar Pengukuran Berbasis Multikultur, Dimensi Budaya dalam Pengukuran, Prinsip-Prinsip Pengembangan Instrumen Multikultural, Strategi Praktis Pengukuran dalam Konteks Multikultural, Aplikasi Pengukuran Multikultur di Berbagai Bidang, serta Tantangan dan Arah Masa Depan Pengukuran. Dengan pendekatan yang sistematis, relevan, dan aplikatif, buku ini tidak hanya memberikan landasan konseptual, tetapi juga menawarkan wawasan praktis bagi mahasiswa, peneliti, pendidik, dan praktisi yang ingin memahami serta menerapkan pengukuran multikultural secara tepat dan bermakna. Buku ini diharapkan menjadi referensi penting dalam pengembangan pengukuran yang lebih adil, kontekstual, dan responsif terhadap keberagaman masyarakat.
Buku "Pengukuran Berbasis Multikultural Konsep, Praktik, dan Implementasi" adalah kontribusi akademik yang bertujuan untuk memperkaya wawasan tentang pengembangan instrumen pengukuran yang lebih inklusif dan adil. Buku ini dimulai dengan konsep dasar pengukuran berbasis multikultural, meliputi urgensi, sejarah, dan perbedaannya dengan pengukuran tradisional. Pembahasan lanjutannya menjelaskan peran budaya dalam proses pengukuran, termasuk bagaimana nilai budaya, bahasa, simbol, makna, dan konstruksi sosial memengaruhi interpretasi item tes dan hasil asesmen. Bab berikutnya membahas prinsip pengembangan instrumen multikultural, seperti validitas lintas budaya, adaptasi dan terjemahan alat ukur, reliabilitas antarbudaya, serta teknik identifikasi bias. Buku ini juga memberikan strategi implementasi asesmen multikultural, studi kasus dalam lingkungan multibahasa dan multietnis, serta keterampilan asesmen yang strategis bagi penguatan tradisi ilmiah di bidang pengukuran dan evaluasi. Buku ini menekankan pentingnya tidak hanya memastikan instrumen "mengukur dengan tepat", tetapi juga "mengukur secara adil" bagi semua kelompok sasaran. Isu-isu metodologis, etis, politis, serta inovasi melalui teknologi, kecerdasan buatan, dan big data menjadi bagian penting dari diskusi. Buku ini dirancang untuk menjadi rujukan bagi mahasiswa, dosen, peneliti, guru, psikolog, evaluator, pengambil kebijakan, dan praktisi yang memiliki perhatian terhadap pengembangan instrumen dan sistem asesmen yang lebih manusiawi. Semoga buku ini dapat memperkaya wawasan, memperkuat kepekaan metodologis, dan mendorong lahirnya praktik pengukuran yang lebih bertanggung jawab.
Unduh untuk perangkat lain: