Buku ini mengkaji hubungan antara praktik keberagamaan masyarakat dengan upaya penentuan arah kiblat yang akurat. Arah kiblat bukan sekadar persoalan teknis dan astronomis, melainkan juga berkaitan erat dengan dinamika sosial, tradisi, tingkat pemahaman keagamaan, serta respons masyarakat terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Melalui pendekatan interdisipliner, buku ini menghadirkan analisis mengenai perilaku sosial keagamaan dalam menyikapi perubahan dan pembaruan arah kiblat, berbagai faktor yang memengaruhinya, serta implikasinya terhadap kehidupan beragama di tengah masyarakat. Dengan bahasa yang sistematis dan mudah dipahami, buku ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi akademisi, praktisi falak, tokoh agama, mahasiswa, serta masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap kajian sosial keagamaan dan ilmu penentuan arah kiblat.
Berikut adalah sinopsis singkat buku "Perilaku Sosial Keagamaan dalam Penentuan Arah Kiblat di Kota Palembang" yang sesuai untuk cover belakang buku --- Perilaku Sosial Keagamaan dalam Penentuan Arah Kiblat di Kota Palembang Penulis Dr. Ahmad Nizam, S.Ag., M.H.I. Buku ini menggali perilaku sosial keagamaan masyarakat Kota Palembang dalam menyikapi perbedaan arah kiblat, yang berbeda dengan dogma mazhab Syafi’i. Meskipun mayoritas masyarakat Syafi’i, mereka menunjukkan sikap moderat dan toleran dalam menentukan arah kiblat, baik secara visual (‘ainul kiblat) maupun menggunakan alat bantu (qiblah finder). Studi ini menawarkan pemahaman mendalam tentang interaksi antara fikih, etnografi, dan perilaku sosial dalam konteks lokal, yang memiliki implikasi signifikan terhadap keyakinan keagamaan masyarakat. --- singkat ini dirancang untuk memberikan gambaran umum tentang isu utama yang dibahas dalam buku, serta menjelaskan bagaimana masyarakat Kota Palembang menangani perbedaan dalam menentukan arah kiblat.
Unduh untuk perangkat lain: