Ciplukan (Physalis angulata) merupakan salah satu tanaman liar tropis yang selama ini lebih dikenal sebagai obat tradisional, namun memiliki potensi ilmiah yang jauh lebih luas. Buku ini menghadirkan kajian komprehensif mengenai tanaman ciplukan, mulai dari aspek morfologi, kandungan metabolit primer dan sekunder, hingga teknik analisis kimia modern seperti HPLC, LC-MS, dan GC-MS. Lebih dari sekadar deskripsi botani, buku ini mengupas secara mendalam mekanisme molekuler di balik aktivitas biologis utama Physalis angulata, termasuk sebagai antioksidan, antikanker, antidiabetik, antiinflamasi, dan imunomodulator. Penjelasan disajikan secara sistematis dengan pendekatan ilmiah terkini, menghubungkan senyawa bioaktif seperti physalin, flavonoid, dan withanolide dengan jalur sinyal seluler seperti NF-?B, Nrf2, AMPK, dan PI3K/Akt. Selain itu, buku ini juga membahas metode preparasi sampel dan teknik analisis laboratorium secara teknis, sehingga relevan tidak hanya bagi pembaca umum, tetapi juga bagi mahasiswa, peneliti, dan praktisi di bidang farmasi, biologi, dan kesehatan. Bagian akhir buku menyajikan potensi riset masa depan dan roadmap pengembangan Physalis angulata sebagai kandidat obat modern berbasis bahan alam. Dengan pendekatan yang mengintegrasikan pengetahuan tradisional dan sains modern, buku ini diharapkan dapat menjadi referensi penting dalam pengembangan tanaman obat Indonesia. Ciplukan, yang selama ini dianggap sederhana, ternyata menyimpan potensi besar sebagai sumber inovasi terapi masa depan.
Unduh untuk perangkat lain: