Pengukuran perilaku pola asuh menyikat gigi : berdasarkan teori perilaku terencana

Kesehatan
Pengukuran perilaku pola asuh menyikat gigi : berdasarkan teori perilaku terencana

1 MB
ebook
0 Dilihat
Penerbit
ISBN
978-634-7195-47-0
eISBN
proses
Wishlist
Bagikan

Sinopsis

Buku pengukuran perilaku pola asuh menyikat gigi berdasarkan teori perilaku terencana ini menjelaskan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap perilaku kesehatan, antara lain: Faktor dari dalam (internal) dan faktor dari luar (eksternal) individu yang selanjutnya dikelompokkan dalam tiga faktor yaitu faktor predisposisi, faktor penguat, dan faktor pemungkin. Faktor predisposisi merupakan faktor yang mempermudah atau mempredisposisi terjadinya perilaku seseorang antara lain pengetahuan, sikap, motivasi, dan sebagainya. Faktor pemungkin dari perilaku adalah ketersediaan fasilitas, sarana dan prasarana yang mendukung terjadinya sebuah perilaku. Faktor penguat adalah faktor yang mendorong atau memperkuat terjadinya suatu perilaku. Faktor penguat didapatkan dari pengaruh lingkungan, salah satunya adalah tokoh masyarakat atau tokoh panutan. Perilaku pola asuh menyikat gigi yang dilakukan ibu kepada anaknya berpengaruh terhadap perkembangaan penyakit gigi dan mulut pada anak. Ibu berperan sebagai motivator yang memberikan dorongan dan menjadi contoh perilaku yang akan diikuti anak dalam merawat kesehatan gigi. Pemeliharaan kebersihan gigi anak usia dibawah dua belas tahun masih bergantung kepada ibu karena pada umumnya anak memiliki hubungan batin yang lebih dekat dengan ibunya. Kedekatan hubungan batin ibu dengan anaknya menyebabkan pengetahuan, sikap dan tindakan ibu akan menentukan status kesehatan gigi dan mulut anaknya. Perilaku menyikat gigi anak-anak dipengaruhi oleh pengetahuan, persepsi dan kepercayaan orang tua dalam menyikat gigi, pengendalian perilaku anak, pemantauan dan pengawasan orang tua. Teori perilaku terencana (theory of planned behavior) merupakan salah satu teori yang menjelaskan tentang perilaku manusia. Teori ini telah banyak dilakukan ujicoba oleh para ahli dan terbukti dapat digunakan untuk memprediksi adanya perubahan perilaku dalam bidang kesehatan setelah diberikan perlakuan. Temuan para ahli tersebut menjadi dasar bagi penulis dalam pemilihan teori perilaku kesehatan untuk mengukur nilai perilaku pola asuh menyikat gigi dalam buku ini. Dalam buku ini menjelaskan secara rinci tentang cara pengukuran, cara menganalisis data hasil pengukuran serta cara menginterpretasikan out-put hasil uji analisis yang dilakukan. Penarikan kesimpulan ada tidaknya pengaruh, besarnya pengaruh dari masing-masing unsur teori perilaku terencana yaitu unsur sikap, norma subyektif dan persepsi kontrol baik secara parsial maupun secara gabungan terhadap niat diuraikan dalam bentuk tabel hasil uji analisis dan diagram Path analysis model jalur 1. Penarikan kesimpulan ada tidaknya pengaruh, besarnya pengaruh dari masing-masing unsur teori perilaku terencana dan niat baik secara parsial maupun secara gabungan terhadap perilaku serta peranan dari niat dalam proses terjadinya pengaruh dari masing-masing unsur teori perilaku terencana terhadap perilaku diuraikan dalam bentuk tabel hasil uji analisis dan diagram Path analysis model jalur 2. Pengukuran nilai unsur teori perilaku terencana dilakukan secara langsung menggunakan kuesioner tertutup dan secara tidak langsung (untuk mengukur nilai keyakinan) menggunakan kombinasi antara kuesioner terbuka dan tertutup. Pengukuran nilai niat dapat dilakukan melalui tiga metode yaitu: Pengukuran kinerja niat, pengukuran niat secara umum dan simulasi niat. Pengukuran nilai kinerja niat dilakukan untuk memprediksi akan dilakukannya suatu perilaku pada waktu tertentu. Pengukuran niat secara umum digunakan untuk mengetahui konsistensi internal, Pengukuran simulasi niat untuk mengetahui kesiapan pengambilan keputusan untuk melakukan atau tidaknya perilaku. Pengukuran nilai perilaku yang paling umum digunakan dalam teori perilaku terencana adalah menggunakan kuesioner tertutup dengan skala likert yang mencerminkan tingkatan perilaku. Peningkatan perilaku dalam teori perilaku terencana dapat terjadi apabila perlakuan yang diberikan dapat meningkatkan dukungan seseorang untuk melakukannya (sikap), perasaan adanya dorongan dari orang-orang disekitarnya untuk melakukannya (norma subjektif) dan kemampuan mengendalikan tindakan yang bersangkutan (kontrol perilaku). Prioritas perlakuan berdasarkan pada nilai unsur dan indikator yang paling rendah akan dapat meningkatkan nilai perilaku. Konsep dasar dalam pemberian perlakuan pada teori perilaku terencana menyatakan bahwa melalui perlakuan yang tepat, sesuai dengan hasil penelusuran faktor-faktor yang berpengaruh terhadap unsur keyakinan dapat meningkatkan nilai unsur teori perilaku terencana. Meningkatnya nilai unsur sikap, norma subyektif dan persepsi kontrol setelah diberikan perlakuan meningkatkan nilai niat sehingga meningkatkan besar sumbangan pengaruh secara gabungan terhadap nilai perilaku. Peningkatan nilai unsur teori perilaku terencana akan berbanding lurus dengan peningkatan nilai niat dan perilaku.

Tags:
Keyword:

Untuk membaca, silahkan unduh aplikasi di bawah ini:

Unduh untuk perangkat lain:

playstore windows appstore macos

Ulasan Pembaca

0.0 /5
5
(0)
4
(0)
3
(0)
2
(0)
1
(0)

Ulasan (0)

Urutkan
no-review

Belum Ada Ulasan

Jadilah yang pertama memberikan ulasan!

Tulis Ulasan

Orang Lain Juga Membaca Buku Ini

Buku Lainnya dari Penerbit ULM Press

Selengkapnya

Buku Lainnya dari Kategori Kesehatan

Selengkapnya

Buku Lainnya dari Sub Kategori Kesehatan

Selengkapnya

Buku Terbaru

Buku Terpopuler

Selengkapnya
Pengukuran perilaku pola asuh menyikat gigi : berdasarkan teori perilaku terencana

Pengukuran perilaku pola asuh menyikat gigi : berdasarkan teori perilaku terencana

Widodo

Preview
Hubungi Kami
cara-membaca-buku