Buku Biosorpsi Logam Berat: Inovasi Biomassa Lokal untuk Penanganan Pencemaran Perairan menyajikan kajian komprehensif mengenai pemanfaatan biomassa alami sebagai solusi ramah lingkungan dalam mengatasi pencemaran logam berat di perairan. Permasalahan logam berat seperti timbal (Pb), kadmium (Cd), kromium (Cr), merkuri (Hg), dan logam lainnya menjadi fokus utama karena sifatnya yang toksik, persisten, dan mampu terakumulasi dalam rantai makanan, sehingga membahayakan kesehatan manusia dan ekosistem. Buku ini diawali dengan pembahasan mengenai urgensi penanganan pencemaran logam berat serta keterbatasan teknologi pengolahan air konvensional. Selanjutnya, dijelaskan karakteristik kimia, toksisitas, dan spesiasi logam berat dalam sistem perairan yang berperan penting dalam menentukan efektivitas proses pengolahan. Keunggulan buku ini terletak pada eksplorasi berbagai biomassa lokal, seperti terong liar (Solanum elaeagnifolium), alga merah (Gracilaria sp.), serasah galam, dan bekatul, sebagai biosorben potensial. Mekanisme biosorpsi dijelaskan secara mendalam melalui interaksi gugus fungsi, pertukaran ion, pembentukan kompleks, serta pendekatan teori asam-basa Lewis (HSAB). Selain aspek teoritis, buku ini juga mengulas optimasi parameter operasional seperti pH, waktu kontak, dan isoterm adsorpsi, serta membandingkan metode batch dan kolom dalam aplikasi skala laboratorium hingga industri. Aspek keberlanjutan turut dibahas melalui regenerasi biosorben, recovery logam, dan potensi penggunaan ulang material. Dengan pendekatan yang integratif antara konsep dasar, karakterisasi material, dan aplikasi praktis, buku ini menjadi referensi penting bagi akademisi, peneliti, dan praktisi di bidang kimia lingkungan dalam mengembangkan teknologi biosorpsi yang efektif, ekonomis, dan berkelanjutan.
### Buku "Biosorpsi Logam Berat Inovasi Biomassa Lokal untuk Penanganan Pencemaran Perairan" menyajikan solusi inovatif dalam mengatasi masalah pencemaran logam berat di lingkungan perairan. Buku ini disusun oleh Noer Komari, M.Kes, Dr. Ahmad Budi Junaidi, dan Dr. Umi Baroroh Lili Utami, dan dirancang oleh Muhammad Ricky Perdana dengan desain cover yang menarik. Buku ini dimulai dengan prakata yang mengungkapkan urgensi penanganan logam berat di perairan, serta peningkatan permasalahan pencemaran logam berat yang berdampak serius pada kesehatan manusia dan ekosistem. Bab pertama membahas fenomena logam berat di perairan, toksisitas logam berat seperti timbal (Pb), kadmium (Cd), kromium (Cr), tembaga (Cu), seng (Zn), nikel (Ni), dan zink (Mn), serta teknologi pengolahan air konvensional. Bab berikutnya menjelaskan karakteristik polutan logam berat, termasuk kimia timbal, kadmium, dan kromium, serta sifat toksisitas tembaga, seng, dan nikel. Bab terakhir membahas potensi biomassa lokal sebagai biosorben, dengan fokus pada tanaman terong (Solanum elaeagnifolium) dan alga merah (Gracilaria sp.), serta aspek toksisitas dan ekologi mereka. Buku ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang penanganan logam berat melalui biosorpsi, dan menunjukkan bagaimana biomassa alami dapat dimanfaatkan sebagai solusi berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Unduh untuk perangkat lain: