Buku "Endometriosis di Ekosistem Lahan Basah: Analisis Faktor Lingkungan dan Implikasi Kesehatan Reproduksi" menyajikan analisis komprehensif mengenai hubungan antara faktor lingkungan, khususnya di ekosistem lahan basah, dengan kejadian endometriosis dan dampaknya terhadap kesehatan reproduksi perempuan. Buku ini membahas definisi, epidemiologi, dan patofisiologi endometriosis, termasuk faktor risiko genetik dan lingkungan. Dijelaskan pula konsep kesehatan lingkungan dalam konteks kesehatan reproduksi, dengan penekanan pada peran endocrine disrupting chemicals (EDCs). Ekosistem lahan basah diuraikan berdasarkan tipologi, hidrologi, biogeokimia, keanekaragaman hayati, fungsi ekologis, serta ancaman dan degradasinya. Buku ini menyoroti bagaimana lahan basah, meskipun berfungsi sebagai filter alami, juga dapat menjadi reservoir berbagai polutan, termasuk EDCs, yang berpotensi mengganggu sistem endokrin. Secara spesifik, dibahas tentang EDCs di lahan basah, meliputi definisi, klasifikasi, sumber, jalur masuk, bioakumulasi, biomagnifikasi, persistensi, transformasi, serta metode deteksi dan monitoringnya. Mekanisme aksi EDCs, seperti xenoestrogen, dioksin, dan logam berat, dalam memicu atau memperparah endometriosis juga dijelaskan secara mendalam, termasuk interferensi hormonal dan perubahan epigenetik. Buku ini juga menyajikan studi epidemiologi dan klinis terkait prevalensi endometriosis di daerah lahan basah, termasuk studi kasus-kontrol dan kohort yang mengaitkan paparan lingkungan dengan risiko penyakit. Implikasi kesehatan masyarakat mencakup manajemen klinis terintegrasi, kebijakan kesehatan lingkungan (regulasi pestisida dan bahan kimia, standar kualitas air, perlindungan lahan basah, sistem peringatan dini), serta pentingnya kolaborasi multisektor. Terakhir, buku ini membahas perspektif masa depan penelitian translasional dan inovasi, seperti penggunaan model hewan, organoid, kecerdasan buatan dalam prediksi risiko, kedokteran presisi, dan pengembangan terapi target.
Unduh untuk perangkat lain: