Buku ini membahas pemasaran pariwisata sungai dalam perspektif keberlanjutan dengan fokus pada Kota Banjarmasin sebagai kota sungai. Sungai diposisikan tidak hanya sebagai aset fisik dan daya tarik wisata, tetapi sebagai ruang sosial, budaya, dan ekologis yang membentuk identitas serta praktik kehidupan masyarakat Banjar. Oleh karena itu, pengembangan pariwisata sungai memerlukan pendekatan yang mempertimbangkan keseimbangan antara pelestarian lingkungan, keberlanjutan sosial, dan penguatan ekonomi lokal. Pembahasan dalam buku ini dimulai dengan penguraian konteks sosial, budaya, dan ekologis sungai di Banjarmasin, dilanjutkan dengan penguatan landasan konseptual mengenai pariwisata dan pemasaran berkelanjutan. Selanjutnya, buku ini menganalisis berbagai strategi pemasaran pariwisata sungai, termasuk pengemasan produk wisata, komunikasi dan branding destinasi, pemanfaatan media digital, serta peran kolaborasi multipihak dalam pengelolaan pariwisata sungai. Seluruh strategi tersebut dikaji secara kritis dengan menempatkan prinsip keberlanjutan sebagai kerangka utama analisis. Sebagai puncak pembahasan, buku ini merumuskan Model Pemasaran Berkelanjutan Pariwisata Sungai Banjarmasinyang mengintegrasikan dimensi lingkungan, sosial, ekonomi, dan tata kelola kolaboratif. Model tersebut menempatkan nilai keberlanjutan dan kearifan lokal sebagai fondasi utama dalam pemasaran pariwisata sungai. Buku ini ditutup dengan rekomendasi kebijakan dan agenda riset masa depan sebagai arah pengembangan pariwisata sungai yang berkelanjutan dan kontekstual, serta sebagai kontribusi terhadap pengembangan kajian dan praktik pemasaran pariwisata berbasis keberlanjutan.
Unduh untuk perangkat lain: