Apa jadinya jika laut, sumber penghidupan jutaan nelayan, diatur seperti pasar saham?. Buku ini menggali konsep Individual Transferable Quota (ITQ), sebuah sistem yang menjanjikan efisiensi dan keberlanjutan melalui mekanisme pasar. Tapi di balik klaim tersebut, muncul pertanyaan kritis: apakah ITQ benar-benar solusi, atau justru malah menciptakan ketimpangan baru? Disusun dengan pendekatan interdisipliner dan studi kasus global, buku ini mengajak pembaca untuk melihat ITQ dari berbagai sisi: ekonomi, sosial, dan ekologi. Dari keberhasilan Islandia hingga kontroversi di Chile, dari teori hak properti hingga dampaknya bagi nelayan kecil, semua dibedah secara tajam dan kritis namun informatif. Bagi para pemangku kepentingan yang peduli terhadap masa depan laut dan keadilan dalam pengelolaan perikanan yang berkelanjutan, buku ini bukan sekadar bacaan, melainkan ajakan berpikir ulang, dan bertanya: ke mana sebenarnya arah kebijakan pembangunan perikanan kita?. Lebih dari itu, buku ini menantang kita untuk tidak berhenti pada janji-janji ITQ, tetapi juga berani membayangkan alternatif lain menuju masa depan laut yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan.
Unduh untuk perangkat lain: