Sekalipun psikologi dan teologi adalah dua disiplin ilmu yang berbeda, tetapi kedua bidang ilmu ini sama-sama menyinggung soal manusia dan berusaha menjelaskan tingkah laku manusia dan bagaimana manusia melihat dunia, walau dengan cara yang berbeda. Oleh karena itu, seharusnya keduanya bisa saling melengkapi. Hanya saja, di kedua disiplin ilmu ini ada sebagian kelompok yang menolak sumbangsih disiplin ilmu yang lain, dan hal ini sudah berlangsung lama. Meskipun demikian, sebagian ahli berpendapat dua disiplin ilmu ini tidak harus berseberangan. Memang ada berbagai prinsip psikologi yang bertentangan dengan kekristenan tapi tidak berarti hal ini tidak bisa dijembatani. Bahkan melakukan integrasi akan membantu untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang manusia.
Unduh untuk perangkat lain: