Sejak penunjukan langsung impor beras 200 ribu ton pada tahun 2007, keputusan pemerintah telah menimbulkan pro dan kontra. Meskipun diambil demi efisiensi waktu dan kebutuhan operasi pasar, penunjukan langsung ini menuai kritik karena potensinya untuk mempengaruhi harga beras di tingkat petani. Berbagai aspek, mulai dari kebutuhan masyarakat, stabilitas harga, hingga dampaknya terhadap petani, menjadi bahan perdebatan yang tidak kunjung padam. Koleksi Tempo Publishing
Unduh untuk perangkat lain: