Peneroran terhadap jaksa merupakan fenomena yang tidak jarang terjadi dalam dunia penegakan hukum. Jaksa, sebagai salah satu pilar utama dalam sistem peradilan pidana, sering kali berada di garis depan dalam memerangi kejahatan, terutama korupsi dan kejahatan terorganisir. Tugas ini membuat mereka menjadi sasaran bagi pihak-pihak yang merasa terancam oleh tindakan hukum yang diambil. Bentuk teror yang diterima oleh jaksa dapat beragam, mulai dari ancaman verbal, intimidasi, hingga serangan fisik yang mengancam nyawa mereka dan keluarga. Koleksi Tempo Publishing
Serentetan Teror terhadap Jaksa dari Tahun 2004 hingga 2005 Buku ini membahas fenomena teror yang dialami oleh jaksa di Indonesia, khususnya pada periode 2004-2005. Berbagai bentuk teror terhadap jaksa diuraikan, mulai dari ancaman verbal hingga serangan fisik yang mengancam nyawa. Ancaman ini seringkali terkait dengan kasus-kasus besar seperti korupsi, narkotika, dan kejahatan terorganisir, di mana pelaku cenderung memiliki sumber daya yang cukup untuk mempengaruhi atau menakut-nakuti jaksa. Teror terhadap jaksa tidak hanya berbahaya bagi keselamatan pribadi mereka, tetapi juga berdampak serius terhadap integritas sistem peradilan. Untuk mengatasi ancaman ini, berbagai langkah telah diambil. Buku ini tidak hanya menggambarkan fenomena teror terhadap jaksa, tetapi juga memberikan pemahaman yang mendalam tentang dampaknya pada proses hukum dan kepercayaan publik terhadap sistem peradilan. Selain itu, buku ini juga membahas berbagai kasus nyata yang menunjukkan bagaimana ancaman teror ini berlangsung, termasuk serangan terhadap jaksa di rumah dinas dan kantor, serta upaya penegakan hukum yang dijalankan oleh pihak berwajib untuk mengungkap dan menangani kasus-kasus tersebut.
Unduh untuk perangkat lain: