Buku ini merupakan pengejawantahan nyata dari arah kebijakan strategis Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Asta Protas di bidang Ekoteologi. Komitmen tersebut menegaskan bahwa penguatan dimensi spiritualitas ekologis menjadi bagian integral dari pembangunan kehidupan beragama yang responsif terhadap tantangan zaman. Ekoteologi tidak lagi dipahami sebagai wacana marginal, melainkan sebagai paradigma strategis dalam membangun kesadaran kolektif dan transformasi sosial berbasis nilai-nilai keagamaan. Ekoteologi Hindu, dengan fondasi ajaran tentang ?ta, dharma, dan prinsip keseimbangan kosmis seperti Tri Hita Karana, menawarkan horizon etika yang menempatkan alam sebagai bagian dari tatanan sakral kehidupan. Buku ini memperlihatkan bagaimana nilai-nilai tersebut diaktualisasikan dalam berbagai ranah pendidikan, kepemimpinan, kebijakan publik, gerakan sosial, praktik ritual, hingga kritik terhadap pola pembangunan dan pariwisata yang eksploitatif. Dengan pendekatan interdisipliner, para penulis menghadirkan refleksi ilmiah yang tidak berhenti pada tataran normatif, tetapi bergerak menuju praksis ekologis yang konkret.
Unduh untuk perangkat lain: