Struktur buku ini disusun secara sistematis agar pembaca memper oleh pemahaman yang utuh, mulai dari landasan konseptual hingga aplikasi praktis di lapangan. Bab pertama membahas konsep dasar asesmen kebutuhan pendidikan, mencakup latar belakang dan urgensinya, definisi kebutuhan, analisis kesenjangan, serta posisi asesmen kebutuhan dalam siklus manajemen pendidikan. Bab kedua menguraikan model-model asesmen kebutuhan pendidikan, baik klasik maupun kontemporer. Model Kaufman, Witkin dan Altschuld, Discrepancy Model, serta CIPP dipapar kan secara komparatif, termasuk kelebihan dan keterbatasannya. Bab ketiga dan keempat menguraikan pendekatan dan metode pengumpulan data berikut analisis data kebutuhan pendidikan. Pembaca diperkenalkan pada pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan campuran (mixed methods), beserta teknik pengumpulan data seperti survei, observasi, FGD, wawancara, dan dokumentasi. Pembahasan mengenai validitas, reliabilitas, triangulasi, serta pertimbangan etis menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa proses asesmen dilakukan secara kredibel dan bertanggung jawab. Bab kelima menjelaskan integrasi asesmen kebutuhan dalam perumusan tujuan dan program. Hasil asesmen harus diterjemahkan ke dalam rencana aksi yang terukur melalui indikator output, outcome, dan impact. Buku ini juga dileng kapi dengan studi kasus praktik terbaik di berbagai jenjang pendidikan, termasuk konteks transformasi sekolah akibat pergantian kepemimpinan, perencanaan krisis pascapandemi atau bencana, serta adaptasi terhadap era digital. Studi kasus tersebut diharapkan dapat memberikan inspirasi sekaligus pembelajaran kontekstual bagi para praktisi.
Unduh untuk perangkat lain: