Di tengah hari-hari yang padat, emosi sering lewat begitu saja. Kadang kita tahu sedang "nggak enak", tapi sulit menjelaskan apa sebenarnya. Kadang kita kuat di depan orang lain, tapi di dalam hati terasa ramai. Emosi dalam Kata: Kesederhanaan Mengenal diri hadir untuk menemani momen-momen dalam emosi tersebut saat kita butuh jeda, butuh kata, dan butuh ruang untuk memahami diri tanpa menghakimi. Buku ini mengajak pembaca mengenali beragam emosi, suasana hati, dan keadaan batin lewat cara yang sederhana namun terasa dekat. ada renungan pendek yang membuka pintu kesadaran, ada haiku, tiga baris yang ringkas tapi menempel lama di kepala serta ada penjelasan psikologis yang membantu kita memahami mengapa perasaan itu muncul, apa yang sedang kita butuhkan, dan bagaimana menjalaninya dengan lebih sehat. Tidak menggurui, tidak memaksa cepat "sembuh", hanya mengajak lebih jujur dan lebih lembut pada diri sendiri. Buku ini cocok untuk siapa pun yang sering merasa sulit menamai perasaannya, yang ingin lebih peka pada isi hati, atau yang sedang belajar berdamai dengan kerentanan. Pelan-pelan, halaman demi halaman, Emosi dalam Kata mengingatkan bahwa ia bukan musuh yang harus ditundukkan. la adalah pesan, dan ketika kita berani mendengarnya, kita sedang melangkah pulang menuju diri yang lebih utuh.
Unduh untuk perangkat lain: